RSJPD Harapan Kita: AWS Kini Mandiri Dalam Bedah Jantung

RSJPD Harapan Kita: AWS Kini Mandiri Dalam Bedah Jantung

RSUD A. Wahab Sjahranie menerima kunjungan tim monitoring dan evaluasi RSJPD Harapan Kita pada Senin (24/07).

Dalam kunjungan ini membawa kabar baik bagi kemajuan RSUD AWS sebagai rumah sakit rujukan nasional, khususnya rujukan penyakit jantung.  

Menurut Dirut RSJPD Harapan Kita, dr Hananto Andriantono “RSUD A. Wahab Sjahranie telah mampu secara mandiri untuk melaksanakan operasi jantung dan pembuluh darah tanpa pendampingan dari RSJPD Harapan Kita”.

Pada kunjungan ini, dr. Hananto berpesan bahwa etos kerja seluruh SDM termasuk tim bedah jantung perlu ditingkatkan, setiap tindakan medis tercatat dan tertulis, sehingga kebiasaan seperti ini menjadi sebuah sistem yang baik di RSUD AWS.

RSJPD Harapan Kita dalam kurun waktu empat tahun telah melakukan bimbingan langsung di RSUD AWS dalam pengembangan pelayanan operasi jantung dan pembuluh darah. Nota evaluasi sebagai rumah sakit yang mandiri dalam bedah jantung telah diserahkan langsung ke Pemimpin BLUD RSUD AWS, dr. Rachim Dinata, SpB., M.Kes.  

Dr. Rachim menyatakan bahwa nota evaluasi dan sertifikat diakui menjadi penyemangat bagi RSUD AWS, saat ini beberapa tenaga medis sedang melanjutkan sekolah untuk meningkatkan kualitas dan keahlian di bidangnya masing-masing.

Dalam laporan perkembangan jantung terpadu RSUD AWS, dr. Ivan Joalsen MT, Sp.BTKV sebagai spesialis bedah toraks kardiovaskuler mengatakan “kini jumlah antrian operasi jantung pasien dewasa sebanyak 130 orang untuk kasus Coronary Artery Disease (CAD) dan Penyakit Katup jantung, sedangkan antrian pasien anak sebanyak 121 orang untuk kasus Atrial Septal Defect (ASD), Ventricular Septal Defect (VSD), Patent Ductus Arteriosus (PDA), Tetralogy Of Fallot (TOF), Penyakit Katup jantung”.

Target program jangka panjang layanan jantung terpadu yaitu meningkatkan dan melengkapi produk layanan jantung terpadu, membangun jejaring layanan jantung terpadu dengan RS lain di regional Kalimantan dan menjalin kerjasama internasional dengan negara lain dibidang layanan Jantung Terpadu.

Kunjungan ini kemudian dilanjutkan dengan melihat fasilitas kesehatan yang dimiliki RSUD AWS seperti Cath Lab, kamar operasi sakura dan lainnya. (kdv/hms) 

 

Berita terkait :

http://kaltim.tribunnews.com/2017/07/24/dua-tahun-lagi-rs-di-kaltim-ini-bakal-setara-rs-jantung-singapura

http://kaltim.tribunnews.com/2017/07/24/inilah-jumlah-daftar-tunggu-operasi-jantung-di-rs-aw-sjahranie

Tags: