Kanker

RSUD A. Wahab Sjahranie semakin siap menjadi pusat rujukan kanker Indonesia bagian tengah. Rumah sakit telah memiliki instalasi radioterapi yang dilengkapi peralatan canggih, radioterapi dengan sistem Linear Accelerator (Linac). Alat radioterapi yang dapat menangani kasus-kasus penyinaran pada berbagai penyakit tumor. 

Sarana yang tersedia berupa :

-Unit CT scan + ruang Operator
-Unit Brachytheraphy + ruang operator

    

Dahulu banyak pasien kanker harus melakukan pengobatan dan perawatan atau deteksi dini hingga ke pulau Jawa, dengan antrian sekitar enam bulan. Sekarang tidak perlu lagi, karena RSUD A.Wahab Sjahranie sudah memiliki alat yang lengkap dan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya.

Dokter yang berkompeten mengoperasikan radioterapi di RSUD A. Wahab Sjahranie adalah dr. Samuel Kelvin Ruslim, SpOnk.Rad. Rumah sakit tidak sekadar melayani konsultasi, tetapi juga CT Simulasi menggunakan teknologi 3D-CRT (3 dimensional-conformal radiotherapy), bentuk teknik terapi menggunakan gambaran CT planning pengobatan secara komputerisasi.

RSUD A. Wahab Sjahranie juga memiliki Brachytherapy 2D–3D. Dengan 3D, spesialis onkologi (kanker) radiasi dapat menentukan ukuran tumor, sehingga bisa diperkirakan dosis radiasi yang akan diberi kepada pasien. Hal itu membantu mengecilkan efek radiasi yang dirasakan pasien, setelah terapi. Sejak dibuka pertengahan Juni lalu, pelayanan medis radioterapi AWS melayani lebih dari 30 pasien, yang datang dari Samarinda, Balikpapan, dan daerah sekitar Kaltim lainnya dalam sebulan. Secara bertahap bisa semakin banyak melayani pasien sekitar 70 orang yang datang dari kota lain, seperti Banjarmasin.

Pelayanan kanker RSUD A.Wahab Sjahranie juga menarik tim kanker rumah sakit Rusia untuk berkunjung. 

dr. Rachim Dinata, Sp.B.,FINAC bersama

Tim Kanker RS Rusia 

Kunjungan Tim Kanker Rusia di Kamar Operasi RSUD AWS

 

Pelayanan Pengobatan Kanker 

Pengobatan kanker bergantung pada jenis atau tipe kanker yang diderita, darimana asal kanker tersebut atau pola penyebarannya. Umur, kondisi kesehatan umum serta sistem pengobatan juga mempengaruhi proses pengobatan kanker.

Pengobatan yang umumnya diberikan adalah melalui : 

1.      Pembedahan atau operasi, di mana tumor diambil bila memungkinkan

2.      Kemoterapi dengan obat-obatan sitostatika (obat membunuh sel kanker)

3.      Radioterapi (menggunakan sinar radiasi).

4.      Terapi hormonal

5.      Terapi biologik (molekuler atau menggunakan obat non-sitstatika khusus)

Secara umum biasanya digunakan lebih dari satu macam cara pengobatan di atas, misalnya pembedahan yang diikuti oleh kemoterapi, bahkan seringkali ketiga cara pengobatan tersebut di atas digunakan.

Kedokteran Nuklir 

Tidak hanya menjadi pusat pelayanan kanker, diharapkan RSUD AWS juga menjadi pusat edukasi kanker bagi masyarakat. RSUD AWS melengkapi pelayanan kesehatan yaitu pengobatan kanker dengan kedokteran nuklir, yang saat ini hanya ada di Jawa. 

Kedokteran nuklir adalah bidang ilmu kedokteran yang memanfaatkan materi radioaktif untuk menegakkan diagnosa serta dapat digunakan untuk terapi. Alat yang digunakan RSUD AW Sjahranie saat ini adalah Gamma Kamera dengan spesifikasi SPECT, ke depan kamera yang digunakan adalah PET-CT. 

Kedokeran nuklir memberi pelayanan tindakan diagnostik menggunakan kamera gamma dan pengobatan radiofarmaka. Diagnosis Radiofarmaka yang didasarkan pada perubahan fisiologik atau biokimiawi yang terjadi di tingkat sel maupun molekuler. Karakteristik ini menjadikan teknik diagnostik kedokteran nuklir sangat sensitif dibandingkan dengan teknik yang didasarkan pada perubahan anatomis.

Selain diagnosis, radiofarmaka juga digunakan untuk pengobatan, menentukan staging dan pemantauan keberhasilan pengobatan.

Sidik perfusi miokard (SPM) menggunakan TI-201 atau Tc-99 m dapat menilai normal tidaknya aliran darah koroner ke otot jantung, sedangkan fungsi kontraktilitas jantung dapat dinilai dengan pemeriksaan MUGA.

SPM merupakan salah satu pemeriksaan yang direkomendasikan oleh ACC & AHA Task Force sebagai modalitas untuk memisahkan penderita risiko sebagai modalitas untuk memisahkan penderita risiko rendah dan tinggi.

Berbagai jenis penyakit lain yang mendapatkan fungsi dari adanya kedokteran nuklir seperti :

a. dengan radionuklida antara lain hipertiroidi, kanker tiroid, hemangioma kulit, keloid, nyeri tulang pada proses metastasis ke tulang;

b. menggunakan SPECT untuk diagnosa kelainan serebrovaskuler (stroke, alzhaimer, tumor otak dan epilepsy); 

c. Skintimamografi dengan Tc-99m MIBI untuk diteksi kanker payudara dan penyebarannya ke kelenjar getah bening di axilia; 

d. Sidik tulang untuk deteksi dini anak tentang sebar berbagai jenis kanker ke tulang, dan untuk memantau hasil pengobatan, karena sangat sensitif, sehingga dapat mendeteksi sebelum kelainan dideteksi dengan teknik pencintraan tersendiri.

 

Informasi dan Pendaftaran : 

1. Pendaftaran Rawat Jalan Pasien BPJS dan Umum

    Datang langsung ke Gedung Poliklinik Rawat Jalan  

    Telp : (0541) 738118

2. Pendaftaran Rawat Jalan di Poli  Executive Sakura (Privat) 

   Gedung Paviliun Sakura Lantai 1

   Perjanjian sebelumnya dapat dilakukan sebagai berikut : 
   Telp  : 0811 555 1800 
   SMS : 0853 4776 3563 
   Format sms: ketik nama, umur, alamat, dokter yang dituju serta nomor kartu berobat (jika ada)
   Email : polisakura2014@gmail.com
   Telp : (0541) 738118 Ext. 293